Manfaatkan Peluang Pertumbuhan Ekonomi Sulut, Wagub Steven Buka Rakerda Dekranasda

oleh -1576 Dilihat
oleh

versisulut, SULUT – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw, berharap Dewan Kesenian Nasional Daerah (Dekradasda) mampu memanfaatkan peluang dari pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat signifikan. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Steven Kandouw, dalam sambutannya pada pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Sulut, di Hotel The Sentra Manado. Pada Selasa, (07/05/2024).

Dalam sambutan Wagub Kandouw menyampaikan, selamat melaksanakan Rakerda Dekranasda kepada pengurus provinsi, kabupaten dan kota.

“Syukur Alhamdulillah, puji tuhan kita masih dipertemukan dalam kegiatan ini. Mewakili pak gubernur menyampaikan selamat melaksanakan Rakerda Dekranasda,” tuturnya.

Lanjutnya, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara (Sulut) pada kwartal pertama tahun 2024 mencapai 5,64 persen.

“Di 38 Provinsi kita one of the best pertumbuhan ekonomi. Ini rilis dari BPS,” tuturnya.

“15 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara semua menikmati pertumbuhan ekonomi 5,6 persen ini,” jelas Kandouw.

Hasil ini merupakan buah kerja keras Gubernur Olly Dondokambey, termasuk pertumbuhan investasi yang tinggi dan terus meningkat serta merata di setiap kabupaten dan kota.

“Selama dua tahun berjalan, pak gubernur mampu membuka direct call langsung ke luar negeri dari Sulawesi Utara. Sekarang kita ada penerbangan langsung ke Tokyo, China dan  ke Singapura sudah berlangsung lama,” jelas Wagub Kandouw.

Ditambah lagi, pemerintah pusat menetapkan 17 airport atau daerah yang melaksanakan penerbangan internasional.

“Kita sudah on the track, ternyata kita boleh, dan ini memberikan dampak langsung Untuk fasilitas kita melaksanakan ekspor,” tutur Wagub Kandouw.

Hal ini tentunya juga menjadi tantangan Dekranasda,l. Agar output Provinsi Sulawesi Utara bisa ke luar negeri, bukan hanya dalam negeri.

“Karena kita tahu persis, negara-negara di bagian Utara Pasifik sangat gemar dengan produk-produk kerajinan dari Indonesia. Peluang ini harus kita dimanfaatkan dengan baik,” imbuhnya.

Tambah Wagub Kandouw menjelaskan, pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara didominasi sektor jasa, pertanian, perkebunan dan perikanan. Sektor-sektor ini terbukti mampu bertahan, bahkan dimasa pandemi covid-19 lalu. Begitu juga dengan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Karena itu, kita didorong untuk berupaya ikhtiar dan semangat, supaya UMKM di bidang kerajinan terus ditingkatkan,” tutur Wagub Kandouw.

“Diharapkan, dengan kehadiran Pembina Industri Ahli Utama Direktorat Industri Kecil Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian RI, Ni. Nyoman Ambareny, dapat meningkatkan pengetahuan pengurus Dekranasda, baik ditingkat provinsi maupun kabupaten dan kota,” tutup Wagub Kandouw.

Sementara itu Ketua Dekranasda Sulawesi Utara, Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan sebagai bentuk perhatian dan pemantapan dalam menyusun dan melaksanakan program Dekranasda tingkat Provinsi dan kabupaten serta kota.

“Dengan Rakerda ini, saya berharap Dekranasda kabupaten dan kota lewat dapat memberikan terobosan yang kreatif dan inovatif untuk mengangkat serta menghasilkan kerajinan khas daerah yang mampu bersaing. Tentunya program dan kegiatan yang dilaksanakan. Sehingga, pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan para pengrajin,” jelas Rita Tamuntuan.

Tampak hadir pengurus Dekranas Bidang Daya Saing selaku Pembina Industri Ahli Utama Direktorat Industri Kecil Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian RI, Ni. Nyoman Ambareny, Wakil Ketua Dekranasda Sulawesi Utaa Kartika Devi Kandouw-Tanos, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdaganngan (Perindag) Sulawesi Utaa Daniel Mewengkang, serta pengurus Dekranasda kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara.(*)